BAB 7. Data dan Basis Data
Sinopsis
Data merupakan elemen fundamental dalam sistem informasi karena menjadi bahan dasar yang dapat diolah menjadi informasi dan pengetahuan. Pengelolaan data yang baik diperlukan agar data dapat disimpan, diakses, diproses, dan dimanfaatkan secara efektif untuk mendukung berbagai kebutuhan organisasi maupun pengambilan keputusan. Konsep data, informasi, dan pengetahuan menunjukkan adanya proses transformasi dari fakta atau rekaman dasar menjadi informasi yang memiliki konteks, kemudian berkembang menjadi pengetahuan yang dapat digunakan untuk memahami kondisi dan menentukan tindakan. Pengelolaan data dalam jumlah besar membutuhkan basis data yang terstruktur. Database merupakan kumpulan data yang disusun secara sistematis sehingga dapat disimpan dan diakses secara efisien. Pengelolaannya dilakukan menggunakan Database Management System (DBMS), yaitu perangkat lunak yang menyediakan mekanisme untuk membuat, menyimpan, mengubah, mengambil, dan mengelola data. DBMS juga mendukung pengaturan akses serta pemeliharaan konsistensi data. Perkembangan teknologi menghasilkan berbagai model basis data. Model relasional menyusun data dalam bentuk tabel yang memiliki hubungan tertentu antardata. Model NoSQL dikembangkan untuk menangani kebutuhan data yang memiliki struktur lebih fleksibel dan skala besar, sedangkan model graph menempatkan hubungan antarentitas sebagai bagian penting dalam representasi data. Pemilihan model basis data perlu disesuaikan dengan karakteristik data dan kebutuhan sistem. Pengelolaan basis data juga membutuhkan kemampuan melakukan query. SQL menjadi bahasa yang umum digunakan untuk berinteraksi dengan basis data relasional, termasuk untuk mengambil, menambahkan, memperbarui, dan menghapus data. Pemahaman terhadap query dasar menjadi keterampilan penting dalam pengelolaan basis data karena memungkinkan pengguna atau pengembang memperoleh data sesuai kebutuhan. Selain struktur dan manipulasi data, integritas dan keamanan menjadi aspek penting dalam pengelolaan basis data. Integritas memastikan data tetap akurat, konsisten, dan sesuai dengan aturan yang ditetapkan, sedangkan keamanan berkaitan dengan perlindungan terhadap akses tidak sah, perubahan yang tidak diizinkan, kehilangan data, dan berbagai risiko lainnya. Dengan demikian, pengelolaan data dan basis data mencakup rangkaian proses mulai dari memahami karakteristik data, memilih model penyimpanan, menggunakan DBMS dan SQL, hingga menjaga integritas serta keamanan informasi yang tersimpan.
Halaman
Diterbitkan
Kategori
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.