BAB 3. Ekologi Pengendalian Hayati

Penulis

Sinopsis

Pengendalian hayati berlangsung melalui interaksi antara tanaman, organisme pengganggu tumbuhan, predator, parasitoid, patogen, mikroorganisme, lingkungan, dan aktivitas manusia dalam agroekosistem. Materi mencakup konsep agroekosistem, rantai makanan, jaring makanan, dinamika populasi hama dan musuh alami, hubungan predator–mangsa, kompetisi, mutualisme, interaksi tidak langsung, stabilitas ekosistem, dan ketahanan pengendalian hayati. Struktur habitat dan sistem monokultur dianalisis berdasarkan pengaruhnya terhadap keberadaan serta fungsi musuh alami. Penyederhanaan habitat, penggunaan pestisida, dan hilangnya vegetasi pendukung dapat melemahkan regulasi biologis, sedangkan diversifikasi habitat yang dirancang berdasarkan fungsi ekologis dapat meningkatkan kestabilan pengendalian hayati.

Diterbitkan

September 13, 2026 — Diperbaharui pada Oktober 29, 2026

Versi