BAB 7. Pengelolaan Habitat (Habitat Manipulation)
Sinopsis
Pengelolaan habitat merupakan pendekatan pengendalian hayati yang memanfaatkan rekayasa kondisi lingkungan untuk meningkatkan keberadaan, aktivitas, dan efektivitas musuh alami. Materi mencakup prinsip pengelolaan habitat, rekayasa ekologi, tanaman refugia, tanaman perangkap, serta strategi push-pull. Pengelolaan habitat diarahkan untuk menyediakan sumber makanan, tempat berlindung, mikrohabitat, dan sumber daya alternatif yang mendukung predator serta parasitoid. Tanaman refugia dan tanaman perangkap memiliki fungsi yang berbeda sehingga pemilihannya perlu disesuaikan dengan organisme sasaran, karakter tanaman, kondisi lingkungan, serta tujuan pengelolaan. Strategi push-pull menggabungkan mekanisme pengusiran organisme pengganggu dari tanaman utama dengan mekanisme penarikan menuju tanaman atau habitat tertentu. Keberhasilan manipulasi habitat tidak ditentukan oleh penambahan vegetasi semata, tetapi oleh kesesuaian antara hama sasaran, musuh alami, musim tanam, jarak antarhabitat, risiko tanaman inang alternatif, dan biaya pengelolaan. Pendekatan tersebut menempatkan diagnosis lokal, observasi lapangan, dan adaptasi sosial-ekonomi sebagai dasar perancangan habitat pertanian.
Halaman
Diterbitkan
Versi
- 2026-10-29 (3)
- 2026-09-20 (2)
- 2026-09-13 (1)
Kategori
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.