BAB 1. Konsep Dasar Pengendalian Hayati
Sinopsis
Bab ini membahas konsep dasar pengendalian hayati sebagai bagian dari sistem perlindungan tanaman yang berorientasi pada keseimbangan ekologis dan keberlanjutan agroekosistem. Pembahasan mencakup sejarah perkembangan pengendalian hayati, definisi dan ruang lingkup, prinsip dasar, serta perbedaannya dengan biopestisida dan Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Pengendalian hayati dipahami melalui hubungan antara organisme pengganggu tumbuhan, musuh alami, tanaman, lingkungan, dan praktik budidaya. Bab ini juga membahas keunggulan dan keterbatasan pengendalian hayati dengan mempertimbangkan kesesuaian ekologis, dinamika populasi, kompatibilitas budidaya, serta risiko terhadap organisme bukan sasaran. Penerapan konsep diperkuat melalui studi kasus pada agroekosistem padi yang menunjukkan pentingnya habitat, pemantauan populasi, pengurangan gangguan pestisida, dan keputusan pengelolaan berbasis kondisi lapangan. Bab ini menegaskan bahwa pengendalian hayati merupakan strategi ekologis yang keberhasilannya bergantung pada interaksi berbagai komponen agroekosistem dan tidak hanya pada keberadaan agen hayati.
Halaman
Diterbitkan
Versi
- 2026-10-29 (3)
- 2026-09-20 (2)
- 2026-09-13 (1)
Kategori
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.