Naskah ini versi lama yang diterbitkan pada 2026-09-20. Baca versi terbaru.

BAB 2. Agen Hayati Sebagai Musuh Alami

Penulis

Sinopsis

Agen hayati yang berperan sebagai musuh alami meliputi predator, parasitoid, patogen serangga, agen antagonis penyakit, serta rizobakteri pemacu pertumbuhan tanaman atau PGPR. Predator seperti Coccinellidae, Chrysopidae, dan Mantidae menekan hama melalui pemangsaan, sedangkan parasitoid seperti Trichogramma, Braconidae, dan Ichneumonidae berkembang pada atau di dalam tubuh inang hingga menyebabkan kematian. Patogen serangga mencakup Beauveria bassiana, Metarhizium anisopliae, Bacillus thuringiensis, dan NPV. Agen antagonis seperti Trichoderma spp., Pseudomonas fluorescens, dan Bacillus subtilis bekerja melalui kompetisi, antibiosis, mikoparasitisme, kolonisasi rizosfer, dan induksi ketahanan tanaman. Efektivitas agen hayati dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, stadia OPT, kualitas agen, waktu aplikasi, habitat, serta kompatibilitas dengan praktik budidaya dan penggunaan pestisida.

Diterbitkan

September 13, 2026 — Diperbaharui pada September 20, 2026

Versi