BAB 6. Augmentasi dan Introduksi Agen Hayati
Sinopsis
Augmentasi dan introduksi merupakan strategi pengendalian hayati dengan tujuan dan pendekatan penerapan yang berbeda. Augmentasi dilakukan dengan meningkatkan jumlah atau efektivitas agen hayati melalui pelepasan yang terencana, baik secara inokulatif maupun inundatif. Perencanaannya mencakup pemilihan agen, produksi dan mutu agen, waktu pelepasan, distribusi, serta pemantauan hasil. Introduksi klasik diarahkan untuk membangun hubungan antara hama dan musuh alami yang dapat digunakan dalam pengendalian hama di wilayah baru, melalui eksplorasi agen, identifikasi, pengujian kekhususan inang, karantina, pelepasan, dan pemantauan pascapelepasan. Penerapan kedua strategi tersebut perlu mempertimbangkan organisme bukan sasaran, kesesuaian agen dengan lingkungan, regulasi, stadia OPT, kondisi habitat, iklim, waktu intervensi, dan sistem monitoring.
Halaman
Diterbitkan
Versi
- 2026-10-29 (3)
- 2026-09-20 (2)
- 2026-09-13 (1)
Kategori
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.