Naskah ini versi lama yang diterbitkan pada 2026-09-20. Baca versi terbaru.

BAB 10. Biopestisida dan Pemanfaatannya

Penulis

Sinopsis

Biopestisida merupakan teknologi pengendalian OPT berbasis bahan biologis yang mencakup kelompok mikroba dan botani. Biopestisida mikroba meliputi organisme seperti Bacillus thuringiensis, Beauveria bassiana, Metarhizium anisopliae, Trichoderma spp., dan baculovirus yang bekerja melalui patogenisitas, antagonisme, kompetisi, maupun mekanisme biologis lainnya. Biopestisida botani memanfaatkan bahan aktif tumbuhan seperti mimba, piretrum, serai wangi, tembakau, sirsak, tuba, minyak atsiri, serta metabolit sekunder yang dapat berfungsi sebagai racun, repelen, antifeedant, penghambat oviposisi, atau pengganggu pertumbuhan serangga. Formulasi menjadi penghubung antara potensi biologis bahan aktif dan efektivitas di lapangan karena memengaruhi stabilitas, viabilitas, masa simpan, dan kemudahan aplikasi. Penyimpanan perlu memperhatikan suhu, kelembapan, cahaya, wadah, masa simpan, serta potensi penurunan bahan aktif atau viabilitas organisme. Regulasi dan pengawasan mutu diperlukan untuk memastikan keamanan, konsistensi, dan efektivitas produk. Pemanfaatan biopestisida perlu ditempatkan dalam sistem PHT berbasis monitoring dan evaluasi, bukan dianggap otomatis efektif hanya karena berasal dari bahan alami.

Diterbitkan

September 13, 2026 — Diperbaharui pada September 20, 2026

Versi