BAB 11. Integrasi Pengendalian Hayati dalam Pengendalian Hama Terpadu (PHT)
Sinopsis
Pengendalian Hama Terpadu (PHT) mengintegrasikan berbagai teknik pengendalian berdasarkan prinsip ekologi, ekonomi, monitoring, dan keberlanjutan, dengan pengendalian hayati sebagai salah satu komponen penting. Keputusan pengendalian diarahkan untuk menjaga populasi hama di bawah tingkat yang menimbulkan kerugian ekonomi sehingga keberadaan hama tidak selalu menjadi alasan untuk melakukan aplikasi pestisida. Monitoring populasi OPT dan musuh alami menjadi dasar diagnosis, sedangkan ambang ekonomi digunakan untuk menentukan kapan tindakan diperlukan. Integrasi teknik dapat mencakup sanitasi, pengelolaan habitat, diversifikasi tanaman, tanaman perangkap, varietas tahan, pelepasan agen hayati, biopestisida, dan pestisida kimia selektif sebagai pilihan ketika diperlukan. Teknologi smart farming dan precision agriculture memperkuat sistem melalui penyediaan data yang lebih cepat, spasial, dan operasional untuk meningkatkan ketepatan diagnosis serta aplikasi. Pada tanaman hortikultura, pendekatan PHT perlu disesuaikan dengan siklus tanaman, intensitas panen, tekanan pasar, dan toleransi terhadap kerusakan produk. PHT diposisikan sebagai sistem pengambilan keputusan adaptif yang terus diperbarui berdasarkan data lapangan, bukan sebagai paket tindakan yang bersifat tetap.
Halaman
Diterbitkan
Versi
- 2026-10-29 (3)
- 2026-09-20 (2)
- 2026-09-13 (1)
Kategori
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.