Bab 1. Memahami AR dan LMS dalam Pembelajaran
Sinopsis
Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara pembelajaran dirancang, disampaikan, dan diikuti peserta didik. Augmented Reality (AR) dan objek tiga dimensi (3D) memberikan peluang untuk menghadirkan konsep atau objek yang sulit diamati secara langsung dalam bentuk visual dan interaktif, sedangkan Learning Management System (LMS) menyediakan lingkungan terstruktur untuk mengelola materi, aktivitas, komunikasi, penugasan, dan evaluasi. Integrasi keduanya memungkinkan media pembelajaran tidak berhenti pada pengalaman visual, tetapi ditempatkan dalam alur pembelajaran yang memiliki tujuan, aktivitas, asesmen, dan refleksi. Bab ini memberikan landasan mengenai hubungan teknologi dengan kebutuhan pedagogis serta pentingnya kesiapan guru, peserta didik, perangkat, infrastruktur, dan kurikulum. Penekanan diberikan pada penggunaan teknologi berdasarkan tujuan pembelajaran, bukan semata-mata karena fitur teknologi yang menarik. Dengan demikian, AR, objek 3D, dan LMS diposisikan sebagai komponen yang saling melengkapi dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif, terarah, dan bermakna.
Halaman
1–20
Diterbitkan
September 13, 2026 — Diperbaharui pada September 23, 2026
Versi
- 2026-09-23 (2)
- 2026-09-13 (1)
Kategori
Hak Cipta (c) 2026 Author(s)
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.