Bab 2. Jenis dan Pola Bencana Alam di Indonesia
Sinopsis
Beragam ancaman bencana di Indonesia berkaitan erat dengan posisi geografis, kondisi geologi, iklim, topografi, dan aktivitas manusia. Gempa bumi, tsunami, dan letusan gunung berapi banyak dipengaruhi oleh kondisi tektonik, sedangkan banjir, tanah longsor, kekeringan, dan kebakaran hutan berkaitan dengan faktor hidrometeorologi serta perubahan lingkungan. Pola bencana juga berbeda antardaerah; wilayah Sumatra, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara memiliki kerawanan tertentu terhadap gempa dan tsunami, Kalimantan menghadapi risiko kebakaran hutan, sedangkan wilayah dengan topografi curam seperti Papua menghadapi ancaman longsor. Perubahan iklim dapat meningkatkan intensitas sejumlah bencana hidrometeorologi, sementara deforestasi, urbanisasi yang tidak terkendali, dan pembukaan lahan dengan pembakaran memperbesar kerentanan. Ancaman juga dapat berkembang menjadi bencana berantai, misalnya gempa yang diikuti tsunami atau longsor, banjir yang memicu penyakit, dan kekeringan yang menyebabkan gagal panen. Karena itu, pemetaan pola risiko dan pemahaman karakter setiap wilayah diperlukan untuk membangun strategi mitigasi yang terpadu.
Halaman
Diterbitkan
Kategori
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.